Standarisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah Bandara PT Angkasa Pura I

Pembuatan Standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang diharapkan menjadi acuan atau pedoman untuk PT. Angkasa Pura I (Persero), dengan mempertimbangkan semua faktor terkait pemenuhan kebutuhan dan keandalan instalasi pengolahan air limbah di bandar udara. Kajian yang dilakukan menghasilkan rekomendasi teknis berupa standar desain dan pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) pada wilayah bandara, dengan ruang lingkup kegiatan sebagai berikut:

  • Kajian kebutuhan air untuk operasional bandara.
    • Perhitungan kebutuhan air
    • Acuan sebagai dasar pemenuhan kebutuhan air
  • Review kondisi pengolahan air limbah
    • Review sistem dan kinerja unit IPAL dan kualitas efluen dari tiap unit
  • Standar IPAL bandara
    • Rekomendasi teknis yang diberikan berupa standar desain dan pengelolaan IPAL di wilayah bandara

Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan dasar terkait IPAL antara lain: tahun awal dan tahun rencana desain, daerah pelayanan, pemilihan lokasi IPAL, jumlah populasi yang dilayani, standar acuan peraturan dan baku mutu efluen, karakteristik limbah cair, standar badan air, pemilihan proses pengolahan, energi dan kebutuhan sumber daya, tingkat ekonomi instalasi, dan perkiraan dampak lingkungan.

IPAL terminal 1 Bandara Ir. Juanda - Surabaya, tipe pengolahan biologis Aerated Lagoon
IPAL Bandara Ahmad Yani - Semarang, kapasitas 400 m3/hari, tipe pengolahan biologis Extended Aeration Activated Sludge
IPAL Bandara Adi Soemarmo - Solo, kapasitas 50 m3/hari, tipe pengolahan biologis Extended Aeration Activated Sludge
IPAL Bandara Pattimura - Ambon, kapasitas 19,66 m3/hari, tipe pengolahan biologis Coventional Activated Sludge

Kajian Review Pengelolaan Supply Air Bersih dan Air Limbah di Bandara Adi Soemarmo Solo

Kajian dilakukan dengan mengevaluasi seluruh komponen suplai air bersih dan pengolahan air limbah di Bandara Adi Soemarmo Solo sehingga fasilitas yang ada nantinya merupakan fasilitas terbaik dan memiliki sistem yang efisien dan andal. Dengan mempertimbangkan semua faktor dalam pemenuhan kebutuhan dan keandalan suplai air bersih dan pengelolaan instalasi pengolahan air limbah di bandar udara, berikut ruang lingkup kegiatan yang dilakukan:

  • Kajian Kebutuhan Air untuk Operasional Bandara
    Perhitungan kebutuhan air yang diperlukan penumpang, pengantar, tenant-tenant, perkantoran serta karyawan yang beroperasi di kawasan bandara termasuk acuan sebagai dasar pemenuhan kebutuhan air di kawasan bandara yang digunakan sebagai standar untuk melakukan review pengelolaan suplai air bersih dan kapasitas instalasi pengolahan air limbah di Bandara Adi Soemarmo Solo.
  • Potensi Sumber Daya Air untuk Air Baku
    Potensi alternatif sumber air bersih yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih untuk kawasan bandara dengan mempertimbangkan beberapa hal:
    – Regulasi atau ketentuan yang berlaku di wilayah setempat;
    – Kesiapan stakeholder/perusahaan penyedia air minum di sekitar bandara;
    – Kondisi dan letak geografis bandara;
    – Kesiapan SDM yang akan mengelola termasuk alternatif mekanisme pengelolaan sumber air bersih.
  • Review Suplai Air Bersih
    Pembuatan neraca air bandara sehingga dapat diketahui apakah suplai dan kebutuhan yang saat ini berlangsung sudah sesuai atau akan masih belum memenuhi kebutuhan. Selain itu, dilakukan proyeksi terhadap kebutuhan air yang akan datang dan pengembangan suplai air selanjutnya, sehingga dapat diperkirakan rencana besaran kebutuhan suplai air bersih dengan kondisi surplus.
  • Review Kondisi Pengolahan Air Limbah
    Review kinerja unit pengolahan limbah dan kualitas efluen. Dengan demikian, dapat diketahui apakah unit pengolahan limbah saat ini sudah sesuai dengan perencanaan dan peruntukkannya hingga ke tahap pengembangan bandara. Pada review ini, akan diketahui efektivitas dan efisiensi dari setiap unit pengolahan.

Reservoir di Bandara Menampung Sumber Air Bersih dari PDAM
Bak Kontrol: Pipa dari Deep Well dan dari Reservoir PDAM
Sand Filter & Carbon Filter sebagai Unit Pengolahan Air Bersih Bandara
Bagian Dalam IPAL Eksisting Bandara
Bak Aerasi (Extended Aeration) IPAL Eksisting Bandara
Outlet IPAL Eksisting Bandara